Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Perkembangan umat islam di Desa Tembok,di awali dengan datangnya beberapa warga muslim dari Daerah Lombok,yang hijrah melalui daerah Kab.Karangasem,kemudian menetap di Desa Tembok sekitar Tahun 1884 M.Dengan jumlah sebanyak 6 KK ( 27 Jiwa ).Seiring dengan perkembangan waktu dan bertambahnya komunitas muslim di Desa Tembok,maka pada tahun 1917 mulai di bangun sarana tempat ibadah dengan ukuran 7 x 7 m.(masih bersetatus mushalla )Tahun 1940 di rehab total sekaligusdi rubah dengan berstatus Masjid dengan Nama Masjid AL -IHSAN,sampai sekarang.Tahun 1959 di rehab ulang sesuai dengan perkembangan jumlah jamaah tahun 1981,pertama kalinya mendapat bantuan dari pemerintah dan umat islam Kabupaten Buleleng (Dengan tiang beton dan Qubah stainles )Sabtu 22 juni 2003 perubahan /rehab total dengan ukuran 17x16 m.(Dengan bantuan dana dari pemerintah Kab.Buleleng dan dana bantuan dari Yayasan AR-RAHMAH Jakarta).Adapun status tanah tempat berdirinya masjid,adalah tanah wakaf pada tahun 1935 yang luasnya -+9.600m,wakaf tersebuta atas nama Masjid.Berdasarkan data statistik warga Islam di Desa Tembok saat ini berjumlah 97 KK (367 Jiwa )
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Khutbah Pertama اَلْØÙŽÙ…ْد٠للهÙ..